Ratusan warga Desa Wadas yang terdii dari elemen masyarakat dan tokoh desa mendatangi Kantor Bupati Purworejo pada Kamis (10/1/2019).
Rencananya mereka menyampaikan aspirasinya kepada Bupati berkaitan dengan rencana penambangan diwilayahnya yang akan dijadikan bahan baku dalam.pembangunan Waduk KALIPANCER yang terletak di Desa Guntur Kec. Bener Kab. Purwiorejo yang rencana pembangunannya akan dimulai pada Mei 2019 ini.

Salah satu perwakilan (korlap) menuntut agar penambangan dialihkan ke lokasi lain karena warga Desa Wadas tidak mau areanya dijadikan area tambang pembangunan waduk yang menurutnya sebagai waduk terbesar tingkat Asia tersebut.

Warga kemudian diterima.oleh pemerintah yanh diwakili oleh salah seorangbpejabat BBWSO (Balai Besar Wilayah SErayu Opak) yabg dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kewenangan mengenai perijinan penambangan tersebut adalah kewenangan dari Pemerintah Propinsi Jawa Tengah dan pihak BBWSO sebagai pelaksana kegiatan pembangunan tersebut.

Massa kemudian bubar setelah dijanjikan dalam waktu 2 (dua) hari kedepan akan dijelaskan lagi. Namun sebelum.itu warga memaksa pihak BBWSO untuk menanda tangani Surat Penolakan penambangan namun karena kewenangan itu ada ditingkat Propinsi maka ditolaknya.

Unjuk rasa sempat agak memanas karena tidak segera ditanggapi namun semua bisa dikendalikan oleh tangan dingin Kapolres Purworejo AKBP INDERA KURNIAWAN MANGUNSONG, S.H., S.I.K., M.M. yang murah senyum namun tegas dan sangat bijaksana dalam memimpin Kesatuan Polres Purworejo ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.