Minggu, November 27, 2022
BerandaTak BerkategoriMusyawarah Bhabinkamtibmas Polsek Purworejo Terkait Sengketa Batas Tanah Warga Binaan

Musyawarah Bhabinkamtibmas Polsek Purworejo Terkait Sengketa Batas Tanah Warga Binaan

Polres Purworejo Polda Jateng -tribratanewspurworejo.com- Dengan jurus mediasi, Bhabinkamtibmas Polsek Purworejo Aiptu Andy Sudarmawan, dan Bripka Agus Syahbana menyelesaikan masalah warganya yang bersengketa tentang batas tanah antara pemilik tanah Bp. Edy Rw 06 dan perwakilan Warga dari Rt 03. Jumat (03/7/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas dan Ketua RT menghimbau kepada kedua belah pihak agar menyelesaikan permasalahan tersebut dengan musyawarah dan membuat surat pernyataan untuk berdamai dan tidak saling dendam atas kejadian tersebut.

Dalam kegiatan problem solving (Pemecahan masalah) tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan nasehat dan himbauan kamtibmas tentang pentingnya hidup rukun dan damai serta toleransi, kemitraan dengan adanya kegiatan problem solving ini permasalah tersebut bisa di mediasi dan di selesaikan secara musyawarah bersama antara kedua belah pihak.
Upaya yang ditempuh Bhabinkamtibmas Polsek Purworejo tersebut sebagai bentuk upaya Polri yang hadir ditengah masyarakat sebagai problem solving (Pemecah masalah) dan merupakan bentuk pendekatan secara kekeluargaan, sehingga permasalahan tidak menjadi berkepanjangan.

Mediasi yang dilakukan merupakan salah satu bentuk dari alternatif penyelesaian sengketa diluar pengadilan. Tujuan dilakukannya mediasi adalah menyelesaikan sengketa antara para pihak dengan melibatkan pihak ketiga yang netral dan imparsial.
Mediasi dapat mengantarkan para pihak ketiga pada perwujudan kesepakatan damai yang permanen dan lestari, mengingat penyelesaian sengketa melalui mediasi menempatkan kedua belah pihak pada posisi yang sama, tidak ada pihak yang dimenangkan atau pihak yang dikalahkan (win-win solution).

Dalam mediasi para pihak yang bersengketa proaktif dan memiliki kewenangan penuh dalam pengambilan keputusan. Mediator tidak memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan, tetapi ia hanya membantu para pihak dalam menjaga proses mediasi guna mewujudkan kesepakatan damai mereka.

Penyelesaian sengketa melalui jalur mediasi sangat dirasakan manfaatnya, karena para pihak telah mencapai kesepakatan yang mengakhiri persengketaan mereka secara adil dan saling menguntungkan.

Bahkan dalam mediasi yang gagal pun, di mana para pihak belum mencapai kesepakatan, sebenarnya juga telah merasakan manfaatnya. Kesediaan para pihak bertemu di dalam proses mediasi, paling tidak telah mampu mengklarifikasikan akar persengketaan dan mempersempit perselisihan di antara mereka.

Hal ini menunjukkan adanya keinginan para pihak untuk menyelesaikan sengketa, namun mereka belum menemukan format tepat yang dapat disepakati oleh kedua belah pihak.
Model utama penyelesaian sengketa adalah keinginan dan iktikad baik para pihak dalam mengakhiri persengketaan mereka.

Atasnama Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito S.H, S.I.K, M.Si melalui Kapolsek Purworejo Iptu Sukardi mengatakan Keinginan dan iktikad baik ini, kadang-kadang memerlukan bantuan pihak ketiga dalam perwujudannya. Mediasi merupakan salah satu bentuk penyelesaian sengketa yang melibatkan pihak ketiga. 

[hmspwrkta]

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments