Rabu, Oktober 5, 2022
BerandaTak BerkategoriKapolsek Loano AKP Sarpan SH hadiri Rakor Penanganan Covid 19 dan pembahasan...

Kapolsek Loano AKP Sarpan SH hadiri Rakor Penanganan Covid 19 dan pembahasan Peraturan Bupati Nomor 44 Tahun 2020

Polres Purworejo, Polda Jateng – Tribratanewspurworejo.com – Kapolsek Loano AKP Sarpan SH hadiri Rakor Penanganan Covid 19 dan pembahasan Peraturan Bupati Nomor 44 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Bupati Purworejo Nomor 27 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Kab. Purworejo bertempat di ruang kerja Camat Loano Kamis (23/07/2020) Pukul 14.00 s/d  15.00 Wib.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh : Camat Loano Laksanan Sakti AP M.Si, Kapolsek Loano AKP Sarpan SH, Danramil Loano Kapten Inf. Dhaliman, Kepala Puskesmas Maron dr. Gunawan Purwadi, Kasubag Ren Evalap dan Umum Bp. Agus Sukamdi. SH, Kepala KUA Kec.Loano Bp. Slamet Purwadi.

Inti dari acara Rakor yang disampaikan oleh Camat Loano Laksanan Sakti AP M.Si adalah : – Untuk wilayah Loano saat ini ada peningkatan jumlah orang yang terpapar Covid 19. – Masyarakat menilai dengan adanya pencabutan tanggap darurat, masyarakat boleh beraktivitas normal padahal hal tersebut dapat memicu meningkatnya penyebaran Covid 19.- Dalam perayaan Hari Idul Adha di Ds. Tepansari akan kedatangan Paguyuban/Ikatan warga Tepansari (IKET) dari perantauan /Jakarta  sekitar 70 orang dan akan melaksanakan sholat id di Masjid Ds.Tepansari. Hal tersebut perlu mendapat perhatian khusus, kalau bisa disarankan untuk kepulangan orang tersebut ditunda.
– Acara hajatan bisa dilaksanakan didesa yg dinyatakan zona hijau/warga desa tidak ada yang terpapar Covid-19.- Satgas Jogotonggo harus mengawasi kegiatan tersebut demi menjaga kesehatan warga maupun tamu undangan.- Terkait dengan giat masyarakat dlm rangka menyambut HUT RI ke 75, sesuai hasil rapat Upacara Pengibaran Bendera tetap dilaksanakan di tiap instansi dengan tidak meninggalkan dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sedangkan penjelasan Kepala Puskesmas Loano/Maron dr. Gunawan Purwadi menyampaikan : – Bahwa wilayah Kab.Purworejo dinyatakan zona merah. Perlu dijelaskan bahwa istilah PDP di Suspect sedangkan ODP diganti istilah dengan Terkonfirmasi.- Untuk giat penyuluhan kesehatan di desa2 seperti Posyandu atau Yan Lansia akan dibatasi.
– Pihak Puskemas/Dinas Kesehatan akan tetap aktif melaksanakan sosialisasi New Habbit kepada masyarakat.

Maka Kepala KUA Bp. Slamet Purwadi menyampaikan : – Bahwa dalam hal pelaksanaan hajat pernikahan tetap dan harus melaksanakan protokol kesehatan. Akan menyampaikan kepada keluarga yang akan menyelenggarakan hajatan diusahakan untuk tamu undangan yang punya hajad jangan terlalu banyak.

Dari hasil inti Rakor Penanganan Covid 19 dan pembahasan Peraturan Bupati Nomor 44 Tahun 2020antara lain : – Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama masalah perijinan yaitu kegiatan masyarakat yang intinya mengumpulkan orang banyak perlu adanya koordinasi antar instansi terkait, tetap mematuhi peraturan-peraturan yang tertuang dalam Perbub Nomor 44 Nomor 2020.- Dari pihak kecamatan akan menyediakan blangko persyaratan untuk penyelenggara giat masyarakat / hajatan.- Surat pernyataan warna zona desa yg dinyatakan oleh pihak kantor kesehatan/Satgas Jogotonggo.

Sementara itu Kapolres Purworejo Polda Jateng AKBP Rizal Marito, SIK, SH, M.Si melalui Kapolsek Loano AKP Sarpan SH, menyampaikan ke warga untuk masalah perijinan yaitu kegiatan masyarakat yang intinya mengumpulkan orang banyak perlu adanya koordinasi antar instansi terkait, tetap mematuhi peraturan-peraturan yang tertuang dalam Perbub Nomor 44 Nomor 2020 mendukung menuju New Habit atau Adaptasi Kebiasaan Baru hendaknya warga selalu mentaati dan mematuhi protokol kesehatan seperti pakai masker, rajin cuci tangan setelah selesai suatu kegiatan serta jaga jarak adalah pola hidup untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
.
Humas Loano

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments