Kegiatan Quarry Alternatif Bendungan Bener di Kec.Loano

Polres Purworejo, Polda Jateng – tribratanewspurworejo.com – AKP Sarpan SH menghadiri pelaksanakan acara Sosialisasi dan Konsultasi Publik Studi Amdal dan Larap dalam rangka Rencana Kegiatan Quarry Alternatif Bendungan Bener di Kec. Loano yang dilaksanakan di ruang Aula Kec Loano, Kamis 06/08/2020.

Sosialisasi ini dihadiri Camat Loano Laksana Sakti AP M.Si, Kapolsek Loano AKP Sarpan SH, Danramil Loano Kapten Inf.Sutrisno dan Bhabinsa, Kades Banyuasin Separe Bp. Nur Ichsan., Kades Kemejing Bp. Wakhid Nurzaini, Kades Banyuasin Kembaran Bp. Abdul Aziz, Kades Guyangan Bp. Prayitno
, Perwakilan dari Dinas Balai Besar Sungai Serayu Opak Ibu Qorry, Perwakilan dari Dinas PUPR Prop Jawa Tengah dan Kab.Purworejo, Perwakilan dari Dinas LHK Prop Jateng dan Kab. Purworejo, Konsultan dan pelaksanan proyek pembangunan bendungan serta tamu undangan lk. 40 org.

Camat Laksana Sakti AP M.Si menyampaikan untuk wilayah Kec.Loano ada 4 (Empat) desa yakni Ds.Banyuasin Kembaran, Banyusin Separe, Sedayu dan Ds.Kemejing yang wilayahnya terdampak dalam proses pembangunan bendungan bener yakni diambilnya material (Batuan Andesit) desa tersebut. Semoga dengan pertemuan ini didapat kesepakatan antara pihak terkait dalam rangka proses pembangunan Bendungn Bener agar nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari. Mengharapkan kepada Pemerintahan Desa dan Ketua BPD solid, memahami dan saling kerjasama yang baik karena efeknya sangat luas terhadap warga masyarakatnya.

Kapolsek Loano AKP Sarpan SH mengharapkan kepada pihak yang berkompeten dalam proses proyek pembangunan bendungan Bener ini memahami dan bisa bekerjasama dengan warga masyarakat yang terdampak

Sedangkan Dinas Balai besar Sungai Serayu Opak menyampaikan Dalam pembangunan Bendungan Bener membutuhkan Material terutama Batu andesit dalam jumlah yang sangat besar. Dalam proses perjalanan pembangunan sampai saat ini masih terdapat kendala dalam pemenuhan kebutuhan material pembangunan bendungan yakni sengketa yang belum selesai antara pihak pelaksana dengan desa Wadas Kec. Bener yang wilayahnya terdapat material batuan andesit yang dibutuhkan dlm proses pembangunan. Di wilayah Kec.Loano (4 desa) 6ang wilayahnya terdapat material batuan andesit yang memenuhi syarat yang dibutuhkan dalam proyek pembangunan bendungan, yang akan dijadikan Quarry yakni 38 hektar(sktr 16 juta M3). Ds.Guyangan seluas 1 hektar, Ds.Banyuasin Kembaran seluas 17, 5 hektar, Ds.Banyuasin Separe seluas 6,5 hektar, Ds.Kemejing seluas 13 hektar. Rencana Proyek pengambilan material diwilayah Kec.Loano membutuhkan 293 tenaga kerja,  31% diambil dr tenaga kerja lokal /desa terdampak proyek. Pertemuan/Sosialisasi selanjutnya akan  bertemu dengan warga yang lahan/tempatnya terdampak dari proyek material tersebut, akan dimusyawarahkan secara cermat dan tepat tentang dampak dan manfaatnya terhadap warga.

Untuk Kades yang wilayahnya terdampak yakni berharap pihak pelaksana proyek harus jelas dan cermat dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat terdampak, khususnya persoalan ganti untung yang tentunya harus sesuai dengan kesepakatan bersama. Untuk Lahan yang terkena pembebasan untuk pembangunan jalan harus dimusyawarahkan secara khusus jangan sampai terjadi gejolak.

Humas Loano

Tinggalkan komentar